Di suatu senja yang memulai hujan, dosa itu berawal lalu merantai
Dari senyumanmu dalam dirinya, sebuah kesaksian payung biru tua
Nyalakan neraka, meraga dalam-dalam
Tak basahi hatiku pun hujan
Tak basahi hatiku pun hujan
Meski membadai dan deras menghujam tujuh musim
Terus meledak mendentum ledak
Aku mengabu debu
Kepasrahan mendekap setelahnya
Membujuk lepaskan keutuhan ruh
Yang ragu untuk hidup dan menerima
Hujan, Oktober 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar